RSS

Review: Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah


Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah by Tere Liye
My rating: 4 of 5 stars

Awalnya sih liat covernya biasa aja ama ni buku, eh pas bca ga nyangka ternyata ceritanya berlatar sungai kapuas di Pontianak. Sense of belonging dan chauvinisme menguasai :D

Tapi jujur, bukan hanya karena latarnya saja yang menarik, jalan cerita dan gaya penceritaannnya Tere Liye juga enak dibaca. Apalagi dengan banyaknya tokoh-tokoh menarik seperti Bang Togar, Cik Tulani, Jauhari dsb, saya seperti memang bisa merasakan riuh rendahnya kehidupan di kampung tepi sungai itu.

Buku ini menurut saya layak difilmkan dan bisa menjadi suatu film yangsangat menarik, karena memang banyak yang bs diangkat dari cerita dan latar tempatnya. Saya malah sudah dapat membayangkan Deva Mahendra sebagai Borno, Raline sebagai Mei dan Chelsea Islan atau Sandra Dewi sebagai Sarah.hahahaha. Tolong ya produser, diwujudkan :D

Untuk nilai sebetulnya 3,5 karena ga da di GoodReads kita jadikan 4 saja ^_^



View all my reviews

Terperosok


Berawal dari sebuah postingan di Instagram, mengubah arah hidup perhijaban dan keuangan saya :D

Di Instagram saya memang memfollow banyak akun-akun hijaber yang sedang trend di Indonesia dan sosialita yang gaya bajunya lucu-lucu buat inspirasi ala-ala. Tapi ternyata yang biasanya cuma buat inspirasi ala-ala, saya hari itu suka banget liat salah satu scarf signature desainer satu ini. Berlanjut dengan klik hastag di caption, dunia maya membawa kita kemana-mana, yang berakhir satu hal : "PENGEN PUNYA". Pas liat harga..I said No No No,,,it;s not my budget for a scarf. I can buy itu but I think I'm not into it lah.Itu kata malaikat sebelah kanan.  But...desire leads you beyond your logic. Terbayang-bayang selaluu :D. Then I finally though,  "Apa salahnya sih punya satu kalau emang dah pengen banget. Ingat pesen suami kamu, lebih baik nyesel beli daripada nyesel ga beli (sumpeh deh hubby, quote kamu iniii Setaan banget). 

Kemudian sebagai manusia yang sangat percaya tanda-tanda alam, saya tiba-tiba melihat teman di IG posting scarf inceran,ngobrol-ngobrollah kita, diracuninlah saya, masih agak kuat. Keesokan harinya lihat teman kantor pake, dan liat langsung itu adalah racun mematikan. Soalnya cantiiik bangeett itu barang kalau diliat langsung,,,kena racun..MATI eh maksudnya jadi beli deh. LOL

Itulah awal terperosoknya, kenapa sy bilang terperosok? karena saya ga sampe terjerumus sebagaimana orang-orang di komunitas dengan hastag "itu" yang mana sodara-sodara saya surprise:
1.  Ada yang punya koleksi kumplit, mulai dari scarf all type and colors, baju baik top or bottom and asesorisnya. Woww..uangnya ga ada nomor serinya kali yaa
2. Ada lagi nemu IG (banyak malah) yang isinya cuma foto-foto dia pake baju dan scarf desainer itu, all photos, mungkin kalau dia lagi ga pake baju itu dia ga mau foto kali ye. and it really makes me sick. Dan saking mereka pengen show off (I think), ampe baju ama scarf nya dipake barengan walaupun tabrak lari sampe meninggal dah tuh fashion. 
3. Barang ini bisa jadi investasi ternyata, karena diproduksi terbatas, barang secondnya aja laku dengan harga jual yang turun mungkin hanya 25-100K rupiah saja, Luar biasa ya. Malah untuk item-item favorit yang sudah rare, dijual dengan sistem bundling. Si yang punya or penjualnya, jual item tersebut harus kita beli dengan barang lain, dan gilanya barang bundlingannya itu harganya berkaliiiii-kali lipat dari item yang pengen kita beli. Trus ditambah lagi dengan jastip+ganti ongkir. OMG.Gile lu ndro.
4. Desainer ini juga pernah kerjasama desain dengan salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia, dan barang-barang ini ketika dilaunching, 10 menit sudah sold out. Hiksss..sedih banget..soalnya saya baru taunya besoknya (kemane aje looo). Alhasil skrg IG si mbak, saya Turn On Notifnya. LOL (terperosok)

Sekarang masih terperosok? Iya, sekarang mantengin komunitas tsb salah satu hiburan buat saya kalau lagi bete, ga masuk kesitu, pengamat dari luar aja. Sambil hunting scarf-scarf unyu. Cuma punya yang saya suka-suka aja, ga sampe harus punya semuanya, at least tiap season ada 1 lah (apaaa???itu obsessed namanya!!! )
Anyway ikutan terperosok hayukk..ga sampe terjerumus kok :D




 

Review: A Very Yuppy Wedding


A Very Yuppy Wedding A Very Yuppy Wedding by Ika Natassa
My rating: 2 of 5 stars

Buku Ika Natassa yang pertama saya baca adalah Critical Eleven, dan bukunya benar-benar terhubung dengan pembaca menurut saya. Saya saja sampe nangis bombay bacanya. Setelah itu saya baru tau ada Poll Story "The Architecture Of Love" dari teman saya dan finally baca poll story dan novelnya. Baru dari situlah saya baru baca lihat-lihat dan tertarik untuk membaca buku-bukunya Kak Ika. Padahal sebelumnya sudah pernah disuruh-suruh dari zaman kapan ya sama teman saya baca Divortiare dan Twivortiare. Tapi memang karena saya tipenya baca buku apa harus mood dulu, jadi ga bisa dipaksakan harus baca buku judul yang spesifik di saat itu juga.

Balik ke A Very Yuppy Wedding, menurut saya yang kebalik baca buku barunya dulu baru baca buku pertamanya Kak Ika, ya pasti terasa jomplang. Jauh banget feelnya, ya wajarlah ya buku pertama gitu lho. Buku tentang pasangan bankir yang sibuknya super luar biasa, yang pada akhirnya menikah dengan diwarnai konflik-konflik pacaran dan hubungan pra nikah tentunya. Di buku ini saya ga dapat koneksi dengan ceritanya, jadi faham ceritanya tapi ga dapat feelnya. Sampai akhirpun biasa saja hanya seperti baca cerpen atau novel metropop pada umumnya. No traces left in my heart. Mungkin buku ini bukan buat saya.

Last but not least, sebetulnya hal ini menunjukkan kalau kemampuan Kak Ika menulis benar-benar berkembang luar biasa dan tentu saja dengan strategi pemasaran yang out of the box sehingga kita bisa lihat keberhasilannya dalam penjualannya di buku-buku berikutnya. Btw, saya punya semua kok bukunya dan join group RH nya, jadi review ini jujur dari saya :D

View all my reviews

Review: Crazy Rich Asians


Crazy Rich Asians Crazy Rich Asians by Kevin Kwan
My rating: 4 of 5 stars

I read this novel only in 2 days. For me it was a fun reading, I enjoyed every character and followed the story smoothly. Love story between a very rich boy with a common girl is a standard, but Kevin made it different because he brings the Singapore Chinese culture and life here. It's new for me, and make it interesting. The complicated part perhaps about the family tree that will make u open the lead on the beginning page to check it for few times to confirm who is this guy, who is his mother, etc. :)

Definitely will read the next book of this series.

View all my reviews

Coincidence


Kebetulan itu berlaku ya?
Ketika sedang in progress menonton serial korea "Doctors" yang menceritakan tentang dokter bedah, eh nonton Doctor Strange yang juga tokohnya seorang dokter bedah. Rasa rasa Dejavu gitu.

Dan kemarin nonton Allied yang dibintangi Brad Pitt dan Marrion Cottilard (sumpah ni cewek cantik en bodynya yahuud banget ya, body goals gw yg ga bakalan tercapai secara tinggi gw minimal). Film ini tentang dua orang agen yang menyamar dan saling jatuh cinta. Suka sama fokus cerita film ini yang bukan kayak film-film spy action pada umumnya walau yg pada umumnya bagus juga. Film ini membuat kita berfikir pada awalnya "yaah, it's so easy, so easy, i know there must be suffering after this". Dan setelah itu gw tegang nontonnya, dan gw nangis pada akhirnya. Aahh, Marrion, u broke my heart. Coincidence nya sih menurut gw setelah itu di rumah baca Anna Karenina, nyelesein target bacaan yg tertunda, dan tentu saja pada akhirnya ni buku tragis banget, bikin hati gw perih. So..i fallen asleep in misery last night.

Jadi, kebetulan ga sebetulnya itu..?

My Mind


Kemarin waktu beli batagor, nguping pembicaraan ibu-ibu disitu. Satu ibu yang sudah agak tua menceritakan kalau asi anaknya tidak cukup dan memberi cucunya yang 2 bulan makan pisang. Saya cuma bisa merasa miris dalam hati :(, betapa pemerintah/DepKes harusnya lebih giat dan intensif lagi memberikan sharing ilmu kepada orang - orang awam, dan harus melalui cara yang paling efektif. Mungkin di sela-sela sinetron yang mereka tonton, atau di puskesmas/bidan langsung setelah mereka melahirkan, mengenai ASI ekslusif dan MPASI mulai kapan dan apa saja yang diberikan. Kita sangat beruntung bisa mengakses informasi yang sangat luas mulai dari dokter yang bisa ditanyai kapan saja, akses internet yang bisa digoogle dimana saja, dan buku-buku yang bisa kita beli dengan mudah.

Review: Liesl & Po


Liesl & Po Liesl & Po by Lauren Oliver
My rating: 4 of 5 stars

This book is telling about a friendship between human (Liesl) and spirits (Po). Po helps Liesl to convey her messages to her dad who passed away and help her to manifest what her Dad wants after his death. And also there is a evil step mother in the story. A witch. A good man. And..an evil lady.

I like the idea of this book and I enjoy the story, I think the author can improve the story more . It's too short for a novel with a great idea. it can be much more better if there's more ilustrations and It will be great if they bring this to a movie :)

View all my reviews

Map of My Trips

Copyright 2009 thiernaphilo. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates