RSS

Review: Semata Cinta


Semata Cinta Semata Cinta by Chacha Thaib
My rating: 1 of 5 stars

ga tau kmrn beli buku ini kenapa ya...

Ceritanya tentang hubungan dua orang LDR dimana sang cewek belum bisa berkomitmen secara penuh. Intinya cerita cinta lah ya. Tapi menurut saya ni cewek lebayyy banget, Jkt-Bandung gitu lhoo, dah kayak mau kiamat aja. Pas lagi dapet aja pengennya dielus-elus perutnya ama cowoknya (what?!!) Secara saya LDR dari zaman pacaran ampe menikah dan punya anak (curcol) ga sampe segitunya juga keless. Intinya si penulis kurang mendalami dalam penyusunan cerita sih menurut saya, biar lebih acceptable jauhin dikit kek LDR nya kalau memang mau membuat si tokoh wanita ini terasa penderitaannya. Gaya penulisan juga ga menarik menurut saya, di awal baca uda pengen ga ngelanjutin aja. Cuma saya orangnya ga suka nanggung, ya udahlah ya dipaksa-paksain selesai. Not recomended to read IMO, sorry.

View all my reviews

Blessing


There must be something Allah prepares for us in everything He decides. 

And now I realize one of the big blessing I get in my moving to Jambi is I can drive by my self, totally without my husband from home to the mall. 👏🏻😆😆😄😄. 

Actually i drove couple times to mall or office but with him beside me (he enjoyed  it because he could play his game while i was driving, grrr). But today, i encourage my self to try it. Kapan lagi?? Ntr ga bisa2. Mumpung di Jambi, bukan di Jkt 😆. 
 So...proud of my self today, no GpS pula. Yakin di jkt ga bakal berani. Kalau dah lancar sendiri di sini, pas pindah jkt, jd terbiasa dan berani insya allah :) thanks God. Keep protecting me, ok. 

*writing this while waiting 3 Srikandi begin*


Hijrah Kembali


Setelah 3 tahun kami menetap di Jakarta, akhirnya Allah menakdirkan kami untuk hijrah kembali. Jujur, ga menyangka kalau penempatan di Jkt bisa secepat ini, ya saya sudah memperkirakan saya tak akan selamanya bisa di ibu kota, tapi mikirnya at least 6 tahun lah baru pindah kembali. Ternyata kehidupan memang tak pernah sesuai rencana. Tidak ada reorganisasi tetapi keputusan pembesar bisa mengubah hidup banyak orang lain yang berada dibawahnya. Semua Asset diminta kembali ke assetnya masing-masing dan asset saya berada di Jambi. Maka disinilah kami sekarang, kembali ke bumi Sumatra setelah dulu 6 tahunan di Prabumulih.

Jadi bagaimana perasaan saya di Jambi?? Masih homesick :( Dulu pindah ke Jakarta mah ga da homesick2nya sama sekali karena pindah ke rumah sendiri yang notabene rumah milik sendiri pertama dalam hidup. Rasanya bahagia sekali menata-nata rumah. Saya masih kangen crowdednya Jkt, saya kangen naik commuter line biarpun sesak gitu, dan yang paling ngangenin itu adalah lingkungan rumah. Rumah Pelangi homy sekali, dengan tetangga saya dan satpam yang dah kayak keluarga, saya ngerasa aman dan nyaman banget ninggalin anak saya. #curcolabis

Disini kita ga dapat rumah dinas karena komplek penuh, hal itu malah saya syukuri luar biasa melihat kondisi rumah dinas disini menurut saya jauh dibawah Prabu *omg*, jadi saya bisa cari rumah sendiri dengan lingkungan yang sesuai dengan yang saya inginkan. Alhamdulillah dapat rumah di komplek yang asri, at least si Thierra bisa jalan-jalan sore enak dan aman karena sistem tertutup. Kemarin dah mulai kenal-kenalan akrab ama tetangga biar betah. Yang pasti disini kita hidup minimalis, males ngisi2 rumah supaya ga repot pindahan, hahaha (masih ngarep bakalan balik ke JKT A.S.A.P). 

Biar ga sedih senangnya di Jambi itu:
  1.  Rumah - kantor deket, ga sampe 15 menit. Jadi biasanya jam 6 berangkat dari rumah, sekarang jam 6 baru bangun. Bisa main dulu sama Iyhe, kadang bisa ke pasar dulu belanja sambil cari sarapan.Bisa bikinin Iyhe sarapan atau makan siang dulu
  2. Istirahat bisa maksi di rumah, pulangnya masih bisa lah molor-molor dikit, hehe. Kalau Iyhe bobok, maknya bisa boci2 cantik sebentar sebelum balik kantor lagi :)
  3. Puas makan pempek. I love pempek alotz laah, jadi hampir semua pempek yang well known kita cobain ga sampe seminggu sama si Mas, hehehe
  4. Dendeng batokoknya yang di Pusako Duo bikin nagihhhh. Nyam.
  5. Hemat kali ya, ga sering nongkrong di kafe ngopi, ataupun jalan2 ngemall tiap hari Jumat siang kayak di Jkt, hahaha. Jumat siang pengennya pulang tiduuur. 
  6. Ga macet....dengan catatan Jambi tuh kadang macet juga (walo jarang sekali), lebih ke karena orang-orang ga taat aturan. Lampu merah mah diterobooosss, belok-belok ga pake sein, ampunnnnn, anak kecil bawa motor liarrrr banget :( 
  7. Sore sampai rumah tuh badan masih seger, ga exhausted kayak di Jkt, sampe rumah bisa ngajakin Iyhe jalan2 ke taman, main, trs kadang jam 8 malam jadi bingung mau ngapain, haha.
  8. Ada tempat senam dekat rumah!!!! Yeayyy, ini yg paling yeay, mau mulai ikutan Yoga atau Zumba lagi (walaupun dah sebulan disini belum terwujud, lol, banyak nunda). 
dan selanjutnya...dan selanjutnyaa.... welcome to Jambi... (while praying back to jkt :P)



Review: The Time-Traveling Fashionista On Board the Titanic

The Time-Traveling Fashionista On Board the Titanic The Time-Traveling Fashionista On Board the Titanic by Bianca Turetsky
My rating: 3 of 5 stars

This book is about a girl who loves vintage fashion so much and one day got an invitation to a vintage sale. In this sale, she tried a dress which bring her to the past on board the Titanic and trapped in a famous actress's body "Miss Baxter", the owner of the dress she wore. And,.the adventure began,,,

I love the idea about the time traveller and in this book it's related to fashion that makes it more interesting for us Girl. But, unfortunately the choosing of 12 yo girl is not suitable I think for the story, I my self prefer Louise as a 17yo girl, not too young but not too old for a girl to be crazy of fashion and also trapped in Miss Baxter body because from what I've read, Louise has a very mature and growing mind as a Miss Baxter.

Love the ilustration along the story. i do hope the colour of the ilustration is matched with the description as the author imagination because I just saw PINK ( I know, it seem it's the theme colour for this book, because I saw green and purple for other books), but it will be much more better when we can see Lucile dress as beautiful as the author told us on the story :)

Will I read the next books? Yes if I get them free or in discount price :D

View all my reviews

Map of My Trips

Copyright 2009 thiernaphilo. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates