RSS
Tampilkan postingan dengan label It;s me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label It;s me. Tampilkan semua postingan

I MISS U


I MISS U BLOG......:(

Pertama bikin judul itu, Feb 2020, trs uda cuma draft judul

Kangen banget nulis-nulis kayak zaman dulu dengan santainya. Kayaknya saat itu emang IG belum ditemukan apa belum booming ya, no VIU, no NETFLIX, iqiyi, dst. Sungguh ya zaman ini berubahnya terlalu cepat menurutku, dan aku yang FOMO ini berlari cepat tanpa sadar ikut semuanya. Untungnya ga ikut yang di sebelah sana juga, alhamdulilah ketemu ngaji online semacam Ngefast, dll. Kalau engga, bisa lepas bebas ga da batas. 

Kalian kangen ga sih gaes masa lalu dimana smart phone belum ditemukan? 
Kalau aku iya..aku kangen banget malah hidup masih di kampung nun jauh disana. freeze the time...
Kayaknya aku keseringan mengulangi keinginan semacam ini deh,,apa sudah pernah tertulis di suatu postingan blog aku ya...
ya,,,because I think my dad gone too soon,,,and I'm not ready to see my mom sicks and someday she will leave me. 

Pilih Mana


Minggu lalu saya tugas ke luar kota, tepatnya ke Medan. Karena merasa sudah biasa banget sama kota ini, sy tidak meminta jemputan kantor. Saya sudah merencanakan akan menggunakan kereta saja dari Kuala Namu ke Medan. Kebodohan saya adalah saya lupa mengecek jadwal kereta, jadi ketika sampai di Kuala Namu sy santai-santai saja singgah ke Alfamart belanja cemilan yg saya bayangkan enak sekali ni dimakan di kereta, lalu lanjut ke kamar mandi. Begitu sampai di tempat pembelian tiket, kereta baru saja berangkat. Itu adalah kebodohan yg paling nyata (pengen nangis karena kalau saja sy langsung ke stasiun tanpa singgah-singgah, sy sudah berada dalam kereta menuju Medan 😭). Kereta berikutnya masih 1 jam lagi dan saya benci menunggu!!! Time is priceless. Orang jalannya lambat aja sy Bete. Mau naik “taksi” (sebenarnya mobil pribadi yg dijadikan kayak travel) saya kurang sreg karena sudah malam, memikirkan nantinya sy sendirian cuma sama supirnya melewati jalan Kuala Namu - Medan. Akhirnya setelah nanya apa ada bus umum, ternyata ada Damri ke Medan, oh mak, kemana aja saya selama ini, naik Damri lah kita (Im a Damri Supporter di Jkt 😬), and fyi, ongkosnya hanya 20rb saja dari Kuala Namu ke Medan. Wow.. super. 

Sebetulnya inti cerita yg mau saya tulis mah di ketika saya berada di dalam Damri , yang diatas hanyalah epilog panjang saja, hehe.Damri ini tujuan akhirnya Carefour Medan, karena sy sudah sering kesana PD aja lah nanti dr situ naik taksi ke hotel, tp buat memastikan jalur saya nanya lah ke seorang ibu yang duduknya di depan saya. Berawal cuma ngobrol nanya jalan, akhirnya si ibu pindah ke kursi di sebelah saya, ngobrol ngalor ngidul  deh kita.

Tibalah pada saat topik saya melihat foto calon Walikota atau Gub Medan saya lupa , saya bilang ke ibu itu "Satu ni bu yang khas dari Medan, foto/gambar anggota dewan atau calon pemimpin bertebaran dimana-mana. Saya ingat dulu terakhir ke Medan, foto Pak Gubernur sebagai calon tersebar kemana-mana, saya sempat kefikiran Bapak ini manis yaa, eh sekarang berakhir di KPK"

Jawaban si ibu : "Iya mbak, kita mah ya dari awal juga tau kalau di itu korupsi. Cuma calon satunya kristen. Jadi yah lebih baik kita pilih aja dia, ga da pilihan lain, biarpun kelakuannya kayak gitu yang penting Islam"

WHAT?!!!!! Sumpah sy gemes pengen teriak DAMN depan ibu itu. Tapi kenyataannya saya hanya bisa ketawa canggung.  Bayangkan, mereka sudah tau tuh bapak emang koruptor, tetap aja dipilih. Antara bego atau naif saya ga tau lagi deh. Kalau kayak gitu ya jangan protes kalau duit rakyat dirampok ama mereka, karena lo rela!!! lo yang milih T___T.

Pembicaraan itu membuat saya teringat kembali Pilkada DKI, ibu itu hanyalah 1 sample dari 58% masyarakat ibukota yang memilih. Yah mungkin ga semuanya begitu, tapi saya rasanya prinsip yang penting ISLAM itu sangat-sangat powerful buat kemenangan mereka ..hehehe (ketawa pahit).  Saya sebetulnya ga suka menulis masalah politik di blog, menyuarakannya aja malas, karena sekarang bisa dilabeli KAFIR atau LIBERAL, bahkan oleh teman sendiri. Tetapi, tadi malam saya melihat video bpk Gubernur yang baru bersender di gerobak sampah manggil2 orang dg gaya nya yang menurut saya Bossy (menurut saya lho ya) sama videonya di warung makan, yang bikin saya teringat lagi malam di Damri itu dan pengen menuliskannya serta ehem,, pengen bilang..Selamat ya warga DKI.

Review: Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah


Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah by Tere Liye
My rating: 4 of 5 stars

Awalnya sih liat covernya biasa aja ama ni buku, eh pas bca ga nyangka ternyata ceritanya berlatar sungai kapuas di Pontianak. Sense of belonging dan chauvinisme menguasai :D

Tapi jujur, bukan hanya karena latarnya saja yang menarik, jalan cerita dan gaya penceritaannnya Tere Liye juga enak dibaca. Apalagi dengan banyaknya tokoh-tokoh menarik seperti Bang Togar, Cik Tulani, Jauhari dsb, saya seperti memang bisa merasakan riuh rendahnya kehidupan di kampung tepi sungai itu.

Buku ini menurut saya layak difilmkan dan bisa menjadi suatu film yangsangat menarik, karena memang banyak yang bs diangkat dari cerita dan latar tempatnya. Saya malah sudah dapat membayangkan Deva Mahendra sebagai Borno, Raline sebagai Mei dan Chelsea Islan atau Sandra Dewi sebagai Sarah.hahahaha. Tolong ya produser, diwujudkan :D

Untuk nilai sebetulnya 3,5 karena ga da di GoodReads kita jadikan 4 saja ^_^



View all my reviews

Terperosok


Berawal dari sebuah postingan di Instagram, mengubah arah hidup perhijaban dan keuangan saya :D

Di Instagram saya memang memfollow banyak akun-akun hijaber yang sedang trend di Indonesia dan sosialita yang gaya bajunya lucu-lucu buat inspirasi ala-ala. Tapi ternyata yang biasanya cuma buat inspirasi ala-ala, saya hari itu suka banget liat salah satu scarf signature desainer satu ini. Berlanjut dengan klik hastag di caption, dunia maya membawa kita kemana-mana, yang berakhir satu hal : "PENGEN PUNYA". Pas liat harga..I said No No No,,,it;s not my budget for a scarf. I can buy itu but I think I'm not into it lah.Itu kata malaikat sebelah kanan.  But...desire leads you beyond your logic. Terbayang-bayang selaluu :D. Then I finally though,  "Apa salahnya sih punya satu kalau emang dah pengen banget. Ingat pesen suami kamu, lebih baik nyesel beli daripada nyesel ga beli (sumpeh deh hubby, quote kamu iniii Setaan banget). 

Kemudian sebagai manusia yang sangat percaya tanda-tanda alam, saya tiba-tiba melihat teman di IG posting scarf inceran,ngobrol-ngobrollah kita, diracuninlah saya, masih agak kuat. Keesokan harinya lihat teman kantor pake, dan liat langsung itu adalah racun mematikan. Soalnya cantiiik bangeett itu barang kalau diliat langsung,,,kena racun..MATI eh maksudnya jadi beli deh. LOL

Itulah awal terperosoknya, kenapa sy bilang terperosok? karena saya ga sampe terjerumus sebagaimana orang-orang di komunitas dengan hastag "itu" yang mana sodara-sodara saya surprise:
1.  Ada yang punya koleksi kumplit, mulai dari scarf all type and colors, baju baik top or bottom and asesorisnya. Woww..uangnya ga ada nomor serinya kali yaa
2. Ada lagi nemu IG (banyak malah) yang isinya cuma foto-foto dia pake baju dan scarf desainer itu, all photos, mungkin kalau dia lagi ga pake baju itu dia ga mau foto kali ye. and it really makes me sick. Dan saking mereka pengen show off (I think), ampe baju ama scarf nya dipake barengan walaupun tabrak lari sampe meninggal dah tuh fashion. 
3. Barang ini bisa jadi investasi ternyata, karena diproduksi terbatas, barang secondnya aja laku dengan harga jual yang turun mungkin hanya 25-100K rupiah saja, Luar biasa ya. Malah untuk item-item favorit yang sudah rare, dijual dengan sistem bundling. Si yang punya or penjualnya, jual item tersebut harus kita beli dengan barang lain, dan gilanya barang bundlingannya itu harganya berkaliiiii-kali lipat dari item yang pengen kita beli. Trus ditambah lagi dengan jastip+ganti ongkir. OMG.Gile lu ndro.
4. Desainer ini juga pernah kerjasama desain dengan salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia, dan barang-barang ini ketika dilaunching, 10 menit sudah sold out. Hiksss..sedih banget..soalnya saya baru taunya besoknya (kemane aje looo). Alhasil skrg IG si mbak, saya Turn On Notifnya. LOL (terperosok)

Sekarang masih terperosok? Iya, sekarang mantengin komunitas tsb salah satu hiburan buat saya kalau lagi bete, ga masuk kesitu, pengamat dari luar aja. Sambil hunting scarf-scarf unyu. Cuma punya yang saya suka-suka aja, ga sampe harus punya semuanya, at least tiap season ada 1 lah (apaaa???itu obsessed namanya!!! )
Anyway ikutan terperosok hayukk..ga sampe terjerumus kok :D




 

Iyhe dan Siri


Jadi ceritanya Si Iyhe ini suka banget mainin hp saya. Karena hp nya saya lock, jadi dia cuma bisa mencet-mencet tombol Home dan berhubung si iphone ini kalau kondisi terkunci dan dipencet tombol Home nya otomatis terhubung ke Siri. Si Siri ini suka ngomong sendiri nanyain apa yang bisa dibantu dsb. Mendengar ada suara seperti itu, Si Iyhe yang baru bisa ngomong super terbatas, biasanya cuma balas pake bahasa planetnya yang tidak dimengerti oleh Siri. Tetiba subuh tadi si Iyhe ngomong bener dong ke Siri, bilangnya "Daddy...Daddy".
Trus jawab Siri apa?? "I dont know who your Daddy is"

Maknya yang dengerin di belakang ngakak. 

Hijrah Kembali


Setelah 3 tahun kami menetap di Jakarta, akhirnya Allah menakdirkan kami untuk hijrah kembali. Jujur, ga menyangka kalau penempatan di Jkt bisa secepat ini, ya saya sudah memperkirakan saya tak akan selamanya bisa di ibu kota, tapi mikirnya at least 6 tahun lah baru pindah kembali. Ternyata kehidupan memang tak pernah sesuai rencana. Tidak ada reorganisasi tetapi keputusan pembesar bisa mengubah hidup banyak orang lain yang berada dibawahnya. Semua Asset diminta kembali ke assetnya masing-masing dan asset saya berada di Jambi. Maka disinilah kami sekarang, kembali ke bumi Sumatra setelah dulu 6 tahunan di Prabumulih.

Jadi bagaimana perasaan saya di Jambi?? Masih homesick :( Dulu pindah ke Jakarta mah ga da homesick2nya sama sekali karena pindah ke rumah sendiri yang notabene rumah milik sendiri pertama dalam hidup. Rasanya bahagia sekali menata-nata rumah. Saya masih kangen crowdednya Jkt, saya kangen naik commuter line biarpun sesak gitu, dan yang paling ngangenin itu adalah lingkungan rumah. Rumah Pelangi homy sekali, dengan tetangga saya dan satpam yang dah kayak keluarga, saya ngerasa aman dan nyaman banget ninggalin anak saya. #curcolabis

Disini kita ga dapat rumah dinas karena komplek penuh, hal itu malah saya syukuri luar biasa melihat kondisi rumah dinas disini menurut saya jauh dibawah Prabu *omg*, jadi saya bisa cari rumah sendiri dengan lingkungan yang sesuai dengan yang saya inginkan. Alhamdulillah dapat rumah di komplek yang asri, at least si Thierra bisa jalan-jalan sore enak dan aman karena sistem tertutup. Kemarin dah mulai kenal-kenalan akrab ama tetangga biar betah. Yang pasti disini kita hidup minimalis, males ngisi2 rumah supaya ga repot pindahan, hahaha (masih ngarep bakalan balik ke JKT A.S.A.P). 

Biar ga sedih senangnya di Jambi itu:
  1.  Rumah - kantor deket, ga sampe 15 menit. Jadi biasanya jam 6 berangkat dari rumah, sekarang jam 6 baru bangun. Bisa main dulu sama Iyhe, kadang bisa ke pasar dulu belanja sambil cari sarapan.Bisa bikinin Iyhe sarapan atau makan siang dulu
  2. Istirahat bisa maksi di rumah, pulangnya masih bisa lah molor-molor dikit, hehe. Kalau Iyhe bobok, maknya bisa boci2 cantik sebentar sebelum balik kantor lagi :)
  3. Puas makan pempek. I love pempek alotz laah, jadi hampir semua pempek yang well known kita cobain ga sampe seminggu sama si Mas, hehehe
  4. Dendeng batokoknya yang di Pusako Duo bikin nagihhhh. Nyam.
  5. Hemat kali ya, ga sering nongkrong di kafe ngopi, ataupun jalan2 ngemall tiap hari Jumat siang kayak di Jkt, hahaha. Jumat siang pengennya pulang tiduuur. 
  6. Ga macet....dengan catatan Jambi tuh kadang macet juga (walo jarang sekali), lebih ke karena orang-orang ga taat aturan. Lampu merah mah diterobooosss, belok-belok ga pake sein, ampunnnnn, anak kecil bawa motor liarrrr banget :( 
  7. Sore sampai rumah tuh badan masih seger, ga exhausted kayak di Jkt, sampe rumah bisa ngajakin Iyhe jalan2 ke taman, main, trs kadang jam 8 malam jadi bingung mau ngapain, haha.
  8. Ada tempat senam dekat rumah!!!! Yeayyy, ini yg paling yeay, mau mulai ikutan Yoga atau Zumba lagi (walaupun dah sebulan disini belum terwujud, lol, banyak nunda). 
dan selanjutnya...dan selanjutnyaa.... welcome to Jambi... (while praying back to jkt :P)



Back To Office


Finally...

Setelah libur kurang lebih 3,5 bulan, menjejakkan kaki kembali di kantor. Awalnya tentu saja malas super banget, secara liburnya 1/4 tahun gitu lho, ni mata uda kebiasaan molor mulu, maunya leyeh-leyeh aja ga mau mandi subuh, dan tentu saja godaan baca, nonton dan inetan sepuasnya.

Akhirnya wanita ini mensiasatinya dengan mensugesti diri sendiri. Malam sebelum ngantor saya uda siapin baju (tentunya baju yang dah lama ga dipake karena dulu melar hamil), milih-milih jilbab (secara selama cuti maunya pake jilbab instan mulu), en siap2in tas beserta isinya. Persiapan tas ini bener-bener serius karena mau pumping di kantor, jadi khawatir kalau ketinggalan 1 part aja ampuun deh bengkak ni payudara seharian.

Saya sengaja pilih hari pertama masuk di hari Kamis, jadi ga ngerasa long week di kantor dan nyiapin mental buat mulai kerja dan ninggalin si Thie di rumah. Hiks. Milih masuknya juga pas ada suami, jadi ga berat-berat amat ninggalin dia karena yakin ada yang ngawasin dan ada yang antar jemput eike ke stasiun.heuheu

Ternyata jiwa wanita karir saya masih ada, padahal selama cuti selalu mikir enak banget ya ga kerja gini, hehehe. Sampe di kantor rasanya senang ngumpul sama teman-teman dan mulai buka PC dan cek-cek email beserta kondisi sumur yang lama ditinggalkan. Berbekal prinsip yang didapat dari Urban Mama Seminar, 100% kerja 100% ibu, rasanya kerja jadi lebih semangat. Pajang foto Thie di meja kantor dan bayangin ketawanya sambil mompa, wisss...lancar deh produksi ASI :)


Messy Office yang lama ditinggalkan  




Week 28


Congratz for me..finally today week 28 alias 7 bulan yang berarti masuk trimester ke 3. Alhamdulillaah, terima kasih ya Allah sudah ngasi kesempatan sampai ke tahap ini, semoga selanjutnya bisa sehat terus mommy and baby-nya sampai lahiran. Dan berharap lahirannya juga dimudahkan dan ga ndadak2 dek ya.

Mulai was-was gegara kemarin ngobrol sama ibu-ibu dikantor yang melihat perut saya dan bilang "Wah udah turun ni perutnya, di atas sudah mulai kosong. Kalau dilihat modelnya kayak gini, kayak saya waktu hamil ki. Belum 9 bulan dah lahiran ni kayaknya, 8 bulan paling dah lahiran" 
Yahhh -___- dengernya bikin ketar ketir mikir juga kan bu ibuu..secara HPLnya 5-10 Juni uda bikin seneng hati deket ultah mommy nya, malah berharap bisa lahirannya tanggal 13 Juni, hehehe. Tambahan lagi kalau kecepetan, sang ayahnda pasti masih di site sono di hutan terpencil sedang mencari rezeki buat anak istri..eaaa. Semoga aja tetep Juni ya nak *usap2perutt*. Orang lahir Juni keren2 nak, buktinya mommy mu ini dan banyak presiden2 qt yang lahir di bulan itu. :D
Dari situ saya akhirnya telpon mak saya supaya awal Mei sudah ke Jkt, padahal awalnya rencana pertengahan/akhir. Ternyata dia juga memikirkan hal yang sama karena kecolongan pas adek saya lahiran, 8 bulanan uda lahir, waktu itu mak saya en mertua adek saya malah lagi di rumah saya di Jkt jalan-jalan. hadeuuh..tepok jidat.

Masuk 7 bulan ini saya juga ngebet pengen travelling...1 apa 2 hr gt. Kangeenn. Padahal paling enak babymoon itu trimester ke 2. Cuma gagal terus, suka ndadak2 muncul en batal niatnya. Kalau ini kayaknya dah bertekad. Tadi malam sms DSOG saya nanya-nanya boleh naik pesawat ga, ga pake lama dia suruh ambil surat keterangan dokter utk travelling. Hahaha, thanks alotz dok, dokterq ini emang baik hati en fast respond (kecuali kemaren itu lho dok pas saya nanya boleh main bowling apa engga, balasnya telat, dah selesai acara bowlingnya dokter baru balas..hiks). Semoga pengajuan cuti lancar (saya malah kawatir ama bos saya, dese saking care nya ga bolehin saya kemana2, ntr gegara di SIJ tujuannya keluar kota malah ga dibolehin neeh :( *worry*)) dan  semoga perjalanannya nanti aman lancar sehat sampai tujuan sampe kembali lagi ke rumah. Aamiiin.


Rumah Pelangi


Setahun Bersamamu
Ga terasa, April tahun ini sudah setahun tinggal di Jakarta, tepatnya 8 April 2013 yang lalu kita pindah kesini. Seperti di posting sebelumnya, mimpi pun tidak untuk tinggal di kota ini. Tetapi seiring sudah disini, punya rumah disini, indeed my life is here. 

Hal yang paling membahagiakan tentu saja sudah punya rumah sendiri. Kayaknya salah satu pencapaian berumah tangga mungkin itu ya (menurut saya sih), bisa punya rumah pertama yang dibeli sendiri tanpa bantuan orang lain (tetapi dibantu bank,heuheuuu >,<).  Rumahnya sendiri sebetulnya sudah dari tahun 2012, kasian dia dikosongin dulu karena yang punya masih di Sumatra. Beli rumah dulu sempat galau, bukan galau mau beli apa engga, tapi galau belinya dimana. Secara si mas di KalTim saya di Sumsel, Ortu saya di KalBar, ortu doi di Solo. Tentu saja hasilnya terpaksa di tengah-tengah alias Jakarta, biar adil nooh, mamanya dia en maknya eike ga ribut,hahah. Gegara bingung itu juga akhirnya belinya molor, dari tahun 2011 pengen punya rumah, tahun 2012 baru dapet. 

Proses pencariannya juga galau, ada yang kompleknya enak, tapi mahalllllll, ada juga yang jauuuuuhhh banget. Selama berapa kali ke Jkt kita sampe pernah nginap di hotel Bintaro,penginapan aneh di Jagakarsa, sewa apartemen di Kebagusan, trus nginap di rumah Mb Ida, dan tentu saja yang paling banyak bantu the last but not least Neng Yando :'). Si Yando ini selalu dengan lapang dada membiarkan saya menginap di rumahnya di Jagakarsa, nemenin saya naik motor muter-muter liat rumah, sampe ngasi nasehat-nasehat yang berguna biar saya ga keblusuk beli rumah di Ujung Kulon. Mungkin karena keseringan main ke Jagakarsa juga kali ya yang bikin saya jadi beli di situ juga.

Setelah begitu banyak rumah yang dilihat, sampe saya bingung tujuh keliling, akhirnya memilih rumah dengan cara  layaknya di How I Met Your Mother Series, alam yang menjawabnya. Ceritanya setiap kita janjian dengan makelar, kita ditunjukan rumah yang berbeda-beda, tapi ada 1 rumah yang walaupun makelarnya beda-beda, tapi rumahnya sama. Ya rumah kita ini :). Kita dibawa 3x ke rumah ini oleh 3 makelar yang berbeda. So I guess this house is made for us. Alhamdulillah setahun tinggal disini betah banget, mau ke stasiun kereta dekat (ga sampe 10 menit naik motor), tetangganya baik (sering dapet delivery service :P) dan saya merasa aman walaupun sering sendiri karena komplek tertutup dan satpamnya care karena cuma 7 rumah yang diperhatiin,hehehe. Karena cuma 7 rumah ini juga lah, se komplek tetangga kenal semua, tiap ada yang ultah saling ngucapin, punya group di whatsapp,dan jadi merasa punya keluarga disini ;').

Saya namakan Rumah Pelangi, ya karena nama clusternya Grand Mutiara Pelangi. Dan dalam kehidupan saya dan mas di rumah ini pastinya akan banyak warna warna kehidupan, entah warna kebahaagian, kesedihan, berantem, seneng-seneng, yang bakalan jadi Pelangi dalam hidup kami. Semoga berkah. Amiinn.

MIRC


Berawal dari hari Minggu kemarin saya merasa ngebet pengen chat dan temen chat saya yang biasanya pada ga nongol, saya teringat zaman dahulu di kala MIRC masih ngehits banget dan kapan aja kita pengen chat, masuk aja ke channel-channel and say hi to orang-orang disana. 

Akhirnya saya browsing buat ngegoogle apa MIRC masih eksis sekarang sekaligus belajar cara install-nya. Maklum zaman dulu mah tinggal nongkrong aja di warnet. And you know, saudara-saudara, saya berhasil mendownload, menginstal dan akhirnya connect ke server Dal Net. Hahhaa, sumpah perasaan saya ga jelas, antara ngakak, amazed atau kebawa romansa masa lalu dimana sesuatu yang saya anggap punah ternyata masih eksis, especially channel tempat saya nongkrong dulu #AllniteCafe.
My mind brought me to the past. 

Dulu awal kemunculan atau booming-boomingnya internet kalau ga salah waktu saya masih SMA, di saat itu warnet bermunculan bak jamur di musim hujan. Ceilaaa. Begitu juga di kota kecil yang namanya Pemangkat. Saya sendiri bingung dan ga ingat apa yang membawa saya ke warnet pertama kali dan kenapa saya bisa kenal MIRC. Yang pasti, sya menjadi pelanggan tetap warnet di simpang 4 itu karena suasananya yang paling cozy dan penjaganya yang ganteng abis (Ohh Koko Ajung, q masih mengingatmu yang cool dan shy shy cat itu *apasih*).

Banyak banget kenangan di warnet itu, karena dalam seminggu itu minimal Sabtu-Minggu pasti saya kesana, sampai akhirnya saya punya teman chatting tetap di #allnitecafe dan janjian di channel itu setiap minggu. Mayoritas chatter di #AllniteCafe itu kayaknya Asia Selatan deh ya, soalnya rata-rata temen chat saya kalau ga India, pakistan ya Bangladesh,hahaa, walau kadang ada bule-bule nyasar juga disono.Mungkin pada dasarnya saya orang yang suka ngobrol, jadi chatting salah satu penyaluran yang positif. Selain itu, dengan chatting ini saya menemukan dunia saya buat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Saya benar-benar punya teman native dan real walaupun virtual (nah lo,ribet kan), karena di sekolah kalau kita pake bahasa inggris dengan temen, suka dibilang sok-sokan, kursus bahasa Inggris cuma seminggu sekali dua, guru kursusnya dari yang ganteng en pinter, jadi cewek yg agak2 gimana gituuu, jadi malesss deh. Jadilah chatting ini dunia baru saya, kenal email yang sampe sekarang email saya ga pernah berubah "deary_06@yahoo.com", keliatan banget kan alay SMA nya dari judul emailnya itu, sampe kenal yang namanya Yahoo Messenger dari teman-teman MIRC. FYI ya alll, semua PC di warnet koko Ajung itu saya yang install YM-nyaa...hahaha *bangga*, secara karena setiap online ga dapat PC yang sama :D. Demi improve bahasa Inggris jugalah saya obral nomor telpon rumah (jaman dulu lum ada HApe), entah saking polosnya atau saking obsessednya. Mulai saat itu kalau tengah malam ada bunyi dering-dering telpon ibu saya dah ga mau angkat, "Dah jelas temanmu ituu", kata si Emak. So I found a new fun again in talking lively on phone with them, walau siap mental dari yang baik banget sampe yang mesum pernah. Dari yang maen-maen aja sampe yang jadi cinta monyet juga iya...eaaa. LOL

Dari semua teman chat itu, ada 3 teman terlama yang sya punya, dari saya SMA sampe saya lulus kuliah dan bahkan 2 diantaranya masih keep in touch sampe sekarang. Cerita ah:
1. Mr from Pakistan
Saya masih ingat banget nicknamenya di MIRC, Mr.NiceGuy, engineer yang bener-bener baik sesuai nicknamenya. He is my fav chatter ever, dari MIRC  berlanjut ke YM, sampe dia pernah kirim surat lewat pos segala ke rumah, lanjut musim FB dan BBM. So intense yaa. Dari dia yang bujangan, dijodohin, curhat sedih karena ga mau dijodohin, nikah, jadi cinta banget ama istri yang dijodohin en being a good dad for his 2 kids :). Dari dia saya belajar kalau dijodohin itu bukan end of the world, kalau emang jodoh, mau dijodohin juga jodoh laahhh :). Yang pasti saya ga jodoh ama dia. LOL

2. Mr From Bangladesh
SunnyMan, saya juga masih ingat nih nickname-nya dia, Mr yang katanya anggap saya dah kayak anaknya sendiri. Suka panggil saya Princess (cewek mana sih ya ga suka dipanggil Princess), dan yang paling saya suka dia orangnya pinter banget. Dia tau banyak tentang segala hal,bahkan tau Indonesia. Kemarin dia tanya suami saya orang mana, pas saya jawab orang Solo dia balik nanya, "How is the work of Detachment 88 there? still good?". Asemmm, masa terkenalnya Solo gara-gara teroris yang berhasil ditangkap DEnsus 88 -____-. Si Mr ini juga sampe pernah kirim surat lewat pos dan kirimin saya duit (sekarang lupa naroh duit bangladesh itu dimana). Pas lebaran dia tanya no rekening saya buat beliin baju lebaran, aduuh Mr makasih banget, but I refused, my mom will get mad and it;s not me at all. 

3. Mr from Japan
Hubungan saya dengan yang satu ini berakhir buruk,walaupun qt sudah berhubungan lama, bahkan dia sering banget telpon waktu saya kuliah. I think you can guess whats the reason of friendship of man and woman ended. Tetapi dari Mr japan ini saya malah punya teman Indonesia and we are good friend till now. Dari teman Indonesianya ini, saya dapat teman Pakistan yang malah akrab sampe sekarang, the craziest net friend I ever had. Friendship is unique definetly isnt it :D.


Selain mereka masih ada sih yang paling membekas di ingatan, tapi entar suami saya marah kalau saya tulis disini..hoho, tetapi yang paling lama meamng mereka bertiga, udah 10 tahunan kali ya. Ada 1 juga dokter dari Pakistan yang sekarang juga masih suka chat  walau ga selama mereka (perhaps 6-7years) dan dari dia saya suka konsul gratis. *Memanfaatkan*. Thanks buat suami saya yang so open ga jealousan dengan hobby saya yang alay ini. Because you believe me so and I belive you so, I love you so much Darling


Mengenang masa lalu memang membahagiakan, soalnya yang dingat yang bahagia-bahagianya aja :) Menginstal dan online di MIRC tadi malam seolah-seolah travelling back to the past, till I can stiill recall the smell and athmosphere of the net cafe those past days, the hot weather that time when I walked back home from net cafe, and it was a happy moment in my life. 


Talking about people said u cant find the real people in net life, perhaps it;s true but perhaps 90%, because I found true people, I also found many fake people. Technology is in our hand, just being a smart user and u can control it :) The End




Happy Friday


Happy Friday...
Bangun pagi-pagi dan siap-siap mau pompa ban sepeda buat berangkat senam.
Dan ternyata sepedanya sudah baik-baik saja, dipompain sama si Ndut Sayang waktu dia cuti kemarin, padahal ga disuruh en ga dibilangin kalau ban sepeda kempes. 
Happyyyy....Love You Darling <3 :=":" br="br">

Greedy??-


Saya sangat bersyukur dengan perkembangan teknologi skrg ini, salah satunya dengan adanya toko buku online. As a bookworm, I;m glad for them, mau gramedia.com, bukune.com ataupun bukabuku.com, they make me happy :). Salah satu favorit saya adalah bukabuku.com karena sangat userfriendly dan ada fitur wishlist. And u know, setelah sekian lama saya jadi member disitu saya masih terkaget-kaget dengan banyaknya wishlist saya di situ,hiksss. Am I so greedy?? 




Total 44 di wishlist, wow wowwww,padahal di rumah masih ada sekitar 4 buku yang belum dibaca dan di rumah Yanda masih ada 2 buku pula yang dititip kirim sana supaya irit karena bukunya agak tebal.heheheeh, Oh God, I;m so greedy.

Pisang Goreng


Biar saya keren begini  *kibas jilbab*, salah satu makanan favorit saya itu sederhana banget lho. Saya suka banget sama pisang goreng,,, sukkaaaa banget. Bukan gara-gara Pontianak terkenal dengan pisang gorengnya itu lho ya, malah saya baru ngeh orang ngomong Pisang Goreng Ponti ya pas saya kuliah, ga da tuh kita disana ngerasa itu khasnya kita. Tetapi emang di KalBar nyari pisang goreng itu gampang banget, ga perlu nyari pake muter-muter dan pada dasarnya dari kecil saya suka banget sama pisang, entah di bakar, kolak, setup, tetapi yang paling hobby ya emang pisang goreng.

Dan yang mau saya bahas disini adalah emang ternyata si pisang goreng ini beda-beeda ya tiap daerah walaupun yang digoreng itu sama-sama pisang kepok. Setelah saya lumayan muter-muter banyak kota, ternyata yang enak menurut saya itu cuma pisang goreng di KalBar sama wilayah Sumut-Aceh, sedangkan di tempat lain biasa aja malah bisa tergolong ga enak khususnya di Sumsel ini :(.  Di KalBar sama Sumut-ACeh itu tekstur pisangnya hampir sama, manisnya beneran dari pisang dan bukan dari tepungnya. Saya bete banget tuh sama goreng pisang yang pake gula berlebih di tepungnya dan diberi pewarna pada tepungnya...:| BAD.

Sedangkan pisang goreng yang rada unik itu di KalSel dan Sulawesi, disana makan pisang goreng disediakan juga sambelnya, hehehe. Pas di kalsel itu malah sambalnya pake kecap gitu. Bahkan, saking sukanya, kalau lagi nginep di hotelpun dan ada di menu Room Service saya pasti pesen pisang goreng. So far nemu pisang goreng enak di hotel Twin Plaza Slipi, pisangnya enak dan ditaburin keju yang banyaaakkkk plus saos karamel gula merah (yess, persis kesukaan sy).  Yummyyy.

Yah, lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain daerah lain pisang gorengnya yak. Saya nulis ini mah karena kemaren pas sakit ngebet banget makan pisang goreng. Berhubung seperti yang saya bilang di atas, pisang goreng di Sumsel itu ga enak en jarang yang jualan jadi saya sering goreng sendiri deh ;).

Random 3


Sometimes you regards someone as your best friend, but not what you feel. (S)he lost the chemistry. Friends just in mouth, so it;s just like their lip service. And then you only could say in your heart "where the bestfriend gone"
When you complaint alot, it;s like you have bad thinking to your God
Oh, I feel so sophisticated with this new hair cut. hahaha.
 Damn, husband, I miss u so...

I;m Still Young...INDEED


Ngomong-ngomong soal umur, just in few couple days, I would be 27. Oh em ji...My age actually is stucked on 18 in my mind. But numbers dont mean nothing,,,,the most important is appearance. Why I said so? Because people proved it :D

Experiences in just a day.

1. Di dalam travel menuju ke Palembang, saya duduk bersama 1 keluarga. Seperti biasa karena mereka bawa anak kecil, saya mulai dah SKSD ama si anak. Setelah lama akhirnya si ibu akrab juga ama saya. Mulai percakapan.
Ibu : Mau ke Palembang ngapain dek ? Kuliah ya?
Sy  : Ga bu jalan aja. Saya ga kuliah di Palembang.
Ibu : Jadi kuliahnya dimana?
Sy : Saya ga kuliah bu.
Ibu : Jadi baru mau daftar kuliah ya? Bapaknya di P*rtamin* ya? Tadi kan jemput di KOmperta. ( Si ibu ni udah ngeyel, trus menyimpulkan sndiri)
Sy   : Engga bu..saya ga kuliah, saya dah kerja -_____- (dalam hati seneng :P)

2. Sampai di Palembang, langsung menuju tempat favorit "Amazone" buat ngegame Pump it Up sama nukar tiket yang sudah mencapai 8000an *ehem, nyombong dikit*. Memang usia tidak menjamin kita berhenti bermain-main di lokasi seperti itu. Apalagi buat saya yang mengalami penyakit "stucked on 18". Mulai percakapan dengan mbak penjaga counter.
Sy       : Mbak, ni saya mau tuker tiket saya dengan payung. 
Mbak  : Oke mbak, qt hitung dulu ya
Sy       : Udah pas kok itu mbak, saya itung di rumah 8000 tiket.
Mbak  : Harus sesuai prosedur mbak, pake mesin kita. Aduh gimana ya, ni mesin kmrn rusak (trus dia tanya temennya dah dibenerin blom, temennnya bilang udah)
Mbak   : Mbak, setelah kita hitung ini ga nyampe 8000. cuma 6500. 
Sy       : Mbak, mustahil bangettt. Sya ama suami tuh udah itung berkali2, kita tandain tuh tiap 1000. Pas 8000 (dengan muka bete en monyong)
Mbak : Dengan siapa mbak itungnya? (si mbak ini bukannya concern jumlahnya malah dg siapanya)
Sy      : Ama suami saya.
Mbak : Sama suami mbak?
Sy      : Iya mbak suami saya (masak ama suami tetangga, -__-)
Mbak : Ooooo, muka heran sambil ketawa,Saya kira mbaknya masih anak SMA main2 disini. hehehe (ketawa ga jelas).
Sy      : Jadi gimana mbak?? Itu udah pas 8000. Scra mesinnya terbukti kemaren rusak suka salah itung, jangan-jangan rusak lagi tuh.
Mbak : Tetep mbak, ahrus ikut mesin.
Asemmmm, penipuan publik ini, terpaksa saya ngeloyor pergi main judi sebentar buat nambahin tiket yang kurang, Yah 10 menit cukuplah, akhirnya pulang bawa payung ungu tukeran dari Amazone. Biar sebel ama si mbak, tetap seneng dikatain anak SMA :D

3. Pulang ke Prabumulih, naik travel lagi, berhubung Komperta itu daerah paling ujung jadilah sy penumpang terakhir. Perjalanan kali ini merupakan perjalananan terburuk saya naik travel. Sepanjang jalan saya dipepet sama cowok bau dari dusun yang sumpah genit abis, tangannya sempat ditaruh di bahu saya (maksud loooo), trus kepo tiap sy mainin hape, ikut2an baca bbm, sumpah ni orang, sepanjang jalan brp kali dia sy tegur. Forget it. Kembali ke penumpang terakhir, akhirnya ngobrol-ngobrol ama si Supir.
Supir : Kenapo dek penumpang tadi tu? Ganggu adek yo?
Sy      : Iyo kak, genit nian, sebell. Sapo itu kak? Kawan kakak yo?
Supir : Naaaa...idaklah, wong dusun itu dek. Dusun Belido, dengarlah adek tu tadi dio ngomong, wong dusun nian. (dlm hati mikir, kakak jg ngomong dusun ini kak..XD)
Sy      : Kira kawan kakak. Kelakuan idak jelas cak itu.
Supir  : Hahaha. Tapi adek kenapo tadi ngaku dah nikah dek samo dio, takut yo kalau diapo2ken samo dio. Ngaku2 dah belaki pulo. Adek SMA mano?
Sy      : ??#$$%%. Dulu SMA di Yogya *boooongg :P* Idak kak, aku ndak do ngaku2. 
Supir  : Kan idak katek orang lagi ni dek, idak usah bohong2 lagi. Kiro kakak adek dulu SMA Prabu, sapo tau kito satu SMA kan (kayaknya ulat bulu dah naik dauuunn, gatelllll). Sekaranglah kuliah lah yo, dimano?
Sy      : Kak, q dah lulus kuliah. Dulu kuliah di yogya jugo *yg ni ga boong*. Sekarang dah nikah dah tinggal disini. Rumah di Komperta.
Supir   : Ah adek ni becando pulo 
Akhirnya si supir sy liatin foto bareng si Mas pas kawinan, untung jadi wallpaper hape. Baru dah dia percaya. Tapi dia sempet nasehatin gini " Sayang nian dek, habis kuliah langsung nikah, idak begawi dulu. Biarpun laki adek ni wong Per*ami*a, sayang ilmu adek tu kuliah jauh jauh sampai Yogya, langsung lah ajdi Ibu Rumah Tangga "
Ngakak dalam hati. Kenape semua orang suka nyimpulin sendiri yaaa. 
Saya jawab aja " Ya itu kak kerjaan aku, jadi Ibu Rumah Tangga, lah sibuk nian, apolagi nak begawi yang lain " :P LOL.

Kesimpulan dari perjalanan satu hari itu...saya imut banget ya berarti. Cuma satu ahri cukup untuk membuktikannya.hehehehe. I;m still young...indeed. :P


8 Years


Iseng-iseng cek blog, ternyata di bulan April kemarin saya sudah tepat 8 tahun ngeblog. Waahh, bener-bener ga terasa dan sampe sekarang saya benar-benar lupa apa alasan awal saya ngeblog. Yang pasti saya masih ingat di saat itu saya masih ngenet di warnet kampus di bawah perpus, yang nama penjaganya Mas Eko anak Ilmu Tanah, apa kabarnya dia sekarang ya??? hehe.

Mulai dari yang blog saya cuma ambil sample dan template blog yang tersedia, sampe akhirnya saya bisa utak atik main HTML code dan CSS. Sekarang sih blogger benar-benar mempermudah penggunanya dengan adanya pilihan-pilihan widget dimana yang ga faham HTML pun bisa dengan mudah copypaste langsung ke widget yang diinginkan. Padahal zaman dulu, pengen punya template yang agak beda, ubah ukuran widget dan sebagainya harus otak atik dan error dulu. Saya bisa karena hasil dari proses trial and error, jadi tau fungsi tanda petik, "br" dsb di dalam kode itu,hahaah. Dengan perkembangan blogger sekarang yang so easy and so friendly saya malah jadi lupa segala penggunaaan kode-kode tersebut,hehe.Life is always changing isnt it ;). Dari yang nulis nulis curcol atau agak alay sampe yang nulisnya sekarang masalah pernikahan. It grows as I grow.

So far, blog is my friend, teman curhat tanpa peduli ada yang mau baca atau engga, yang penting nulis aja. Make me feel free .  Releases me. It will always be my friend. True friend.

Someday, on the right time, I will tell. I will tell why I choose Thiernaphilo as my blog's name. Someday, on the right time. I hope it will come...those right times, or they will come in a time all at once.  Who knows.

Ps. 
Kalimat quote yang terakhir agak ribet ya?
Ya, karena itu memang dimaksudkan as a "riddle" :)
I love to wait those times, I hope "they" come soon :)

The Sims Freak


Beberapa waktu yang lalu game The Sims akhirnya merambah ke Facebook. Whoo, game ini benar-benar addicted, game PC favorit saya waktu kuliah selain game Playboy dan Harvest MOon. Sekarang karena FB merupakan social network, nama gamenya jadi The Sims Social. Akhirnya saya terjerumus ke dalam The Sims' world lagi saudara-saudara. 

Jadi untuk mengenang masa lalu, game ini merupakan game simulasi kehidupan yang paling asyik menurut saya, kita menentukan sims kita, karakternya, karirnya,  menata-nata rumah sampe ke kehidupan sosial dan perkawinan. Seru kan,karena waktu zaman SD kita sudah apda hobby main bongkar pasang, mungkin The Sims ini versi modern en canggih dari bongkar pasang :D. Hal yang paling gila yang saya lakukan mengenai game ini adalah saya pernah main The Sims di PC waktu kuliah dari jam 12an siang sampe jam 4 subuh. Bayangkaaannn, hahahaa, sya cuma berenti buat makan, kamar mandi, shalat dan kebutuhan penting lainnya. Seru sekali rasanya zaman dulu main game ini sampe sims saya dari cewek kuliahan, punya karir, nikah, jadi CEO, lalu meninggal, suaminya saya nikahkan lagi sama cewek terkaya di neighboorhood itu, dan sims saya beneran kayaaaa. Mungkin yang kurang cuma naik haji aja. *alim.com*.  Saking adddictnya, waktu skripsi akhirnya The Sims saya di uninstall sma si mas, trus CD Masternya di tahan ama dia, tunggu sya lulus baru boleh main lagi,hahaa. Kenyataannya setelah saya lulus saya malah udah ga mood main The Sims dan saya malah lulus duluan dari si Mas (jangan2 sims saya diinstal di PC nya dia en dia yang maen smp lupa skripsi ya :P)

Sekian lama ga maen, eh ternyata udah muncul The Sims 3, sempat beli tapi gagal di instal di laptop saya T____T. Ternyata spec si lapie ga compatible ama gamenya *sebel setengah hidup*. Beli The Sims 3 buat di Nintendo Wii, tapi ga asyik beud buat dimaiinin, controllernya ga sebagus di PC, variasi furniture-nya dikit dan muka orangnya jelek -_____-. Trus beli THe Sims 3 lagi buat PS 3, sama ajaa, controller joy stick itu buat ngeSims emang ga enaaakkkk. Ahhhhhh, pengen ganti lapie. \-o-/.

At the end, dengan adanya The Sims Social yang ada di FB ini lumayan menghilangkan kerinduan saya dengan The Sims walaupun ga sepenuhnya. Karena yang paling menyebalkan dari The Sims Social adalah kita harus punya neighboor atau tetanngga, karena banyak tugas-tugas untuk achievement yang diberikan membutuhan bantuan tetangga kita. Nah, kalau di PC kan ga perlu tuuhhh. Untungnya adek saya dan pacarnya , suami saya en adek ipar ikutan main, jadi terbantu deh,hihihihi. Just fyi, di The Sims Social ini sims saya pacaran ama sims suami, asyik yaaa...hehehehe,skrg dalam tahapan INspired Soulmate dan di The Sims ini sims kita kalau dah soulmate bisa ML,quckie ama shower together, so complete ya,ahahahaha. *mesum*

Ini rumah sy di The Sims Social, belum gede2 amat sih, masih nabung :D

So teman-teman, jangan ragu buat jadi tetangga saya di The Sims Social yaaaaa. You are very welcomed in my neighborhood ^___^. Untuk tips2 biar dapat free items bisa klik disini

Life After Married 2


Salah satu hal yang paling asyik habis menikah itu adalah menata rumah :). Saya suka banget bagian ini, susun ini, yang ini dipajang disini, dsb. Awal sebelum menikah sudah mengajukan ke bagian SDM untuk permintaan rumah dinas. Full of struggling,  ngincer rumah ini, pas ditanyain katanya ga boleh, belum bisa, golongan belum nyampe. Omaigod, temen saya yang kmrn nikah pas baru masuk kok bisa ya. Si bapak bingung menjawab, cuma bilang, oh itu kan manajemen lama. hehe. Rumah yang ini lokasinya enak, tapi kamar mandinya nun jauh di luar sono, rumah yang itu rumahnya enak, lokasinya nyeremin, yahhh, pasti ada plus minusnya. Akhinya Seroja 30A yang jadi pilihan. And it;s absolutely the right choice. Saya cinta banget ama ni rumah, home sweet home lah, bikin betah. Halamannya luas, bisa diatur tamannya, udah nyuruh si bapak tukang kebun tanam pohon-pohon cemara mini, ada pohon belimbing yang kemarin baru saya panen, dan yang pasti air ngalirnya lancar :)

Home sweet home satu ini berisi dengan banyak cinta, maksudnya banyak hadiah-hadiah dari orang-orang, yah lumayanlah ya ngurangin modal awal. hehehe.
1. Tentu saja yang pertama isi rumah mayoritas pinjeman dari kantor, kursi tamu,kursi makan, tempat tidur, kulkas, ga perlu disebutin lah ya, tahnks Pertamina :*.
2. Mesin cuci dan dispenser keren dari TekProd. Kenapa saya sebut keren, soalnya selain ada air dinginnya, galonnya ga perlu diangkat, cukup ditaruh di bagian bawah dispensernya. Sangat cocok untuk nyonya muda imut seperti saya *sennyum dikulum*.
3. Blender dari my beautiful friend Iyan. Ni anak dari sebelum nikah udah ngerecokin tanya-tanya barang apa yang saya belum punya,hahaha. Thanks ya honey, berguna banget buat ane yang suka nge-blend coffe shake.
4. Tupperware set dari si Listong marotong. Tenqyuuu ciiinnn, nambah koleksi my Tupperware
5. Bed Lamp dari Ny Jakfar, it;s so beautiful, matching banget ditaruh dikamar.
6. Glass Tube dari Nurul. Sudah eyke pajang di ruang tamu nu. Fyi, si Nu inilah yang bikinin ring pillow for my wedding. Next posting akan saya posting gambarnya, it;s cute ^___^.
7. Momento Plate dari Om Aswin, it's very unique om,, dah dipajang juga tuh di ruang tamu ;)
8. Couple Tee, couple batik, under**** set from my crazy bff Noe and Aning. So creative buddy, kita pake tuh pas honeymoon couple T-nya.
9. Couple mugs from my schoolmate Ocha en Rini.
10. Bedsheet dari Pak Ibnu, it;s very soft sheet,thank pak.
11. Bedcover set dari si mbak Yani. Ini yang paling bikin saya terharu, habisnya si Mbak Yani ni kan pembantu di rumah, bela-belain ngasi kado yang menurut saya itu pasti mahal buat dia. Terharuu T___T
Dan tentunya uang tambahan belanja dari temen2  baik yang lain :p dari Mbak Ida, Mb Tika, temen2 1 angkatan BPS,dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan namanya,

Thanks alots for everyone. Your presents will follow&accompany our marriage life. Domo Arigato.

Life After Married



It;s been almost 2 months in our marriage life, and I still feel that we're dating. :D. Perhaps because we are not together everyday just like most people. He has job in another island and we just meet every few months. As a normal woman I want us together every single day, who doesnt want it goes that way?? But life is life, everything cant goes as we want. So just live your life the best you can. And in my mind, it;s better I keep the feeling that we're dating, so it will make our relationship always fresh and excited I.Hohoho,come on I write this post is not for discussing our type of relationship.

What I want to write is marriage, however it is, changed u. Though I said my feeling is still dating, it changed me.I who used to love cooking, loving cooking more but when he is at home. When he is away, I;m totally loose my mood to cook. And then, I'm now struggling to be much more patient than before. I;m a very spontaneous and moody, so being a wife forces a part of my self to control my emotion. I cant frankly say "Ok, we re break up" as easy as a dating couple, it;s a marriage Girl!!!! Even if that time he is annoyiiinggg error level, I just can shut the phone and sleep hoping my anger gone after it.hahahaa. And last but not least, I;m the financial manager now, a bit more complicated,it;s much more simple when you are single. LOL.

Over all, I;m happy with this new life..so much happy. I can hug him freely, I can do everything with him *halaaalll euyyy*, I have someone to rely on in every way I am. I love you my husband and no doubt I miss u.XOXO.

All about Us


Kiki Loves Reading
Yoyo Loves Gaming

Kiki Loves Books
Yoyo Loves ActionFigures
We Both Love Coffee


We Both Love Movie
We Both Love Rain
Above all.......

Kiki Loves Yoyo the Most
and Yoyo Loves Kiki the Most :)
It's All About Us

Note :

Setelah sekian lama foto-fotonya, akhirnya pre wed pics kita bisa saya upload walau ga semua.
Semua foto ini diambil di Pontianak yaaa temans, habisnya setiap orang yang liat album pasti nanya, yang ini dimana?
kalau yang itu dimana? Di Pontianak ada JCO? wowww,,,plis ah, Pontianak itu ibu kotanya KalBar ye. 








Map of My Trips

Copyright 2009 thiernaphilo. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates