RSS

LEt;s Go To Banda


Kalau dengar lagu dari Sabang sampe Merauke, kita pasti tau lah ya kalau Sabang itu kota paling ujung di barat Indonesia dan rasanya belum sah kalau sudah menginjak 0 derajat di garis Khatulistiwa tapi belum menginjak 0 derajatnya di Sabang. *ngeles buat travelling aja sebetulnya*

So,,,berangkatlah kita as always bersama bolangwati Widong minus Listong ke Banda Aceh. Yipiii.
Target berangkat ke serambi Mekkah ini kita setting di Idul Adha biar bisa merasakan rasanya shalat Ied di Masjid Baiturrahman. So far sy selalu berusaha memomenkan suatu perjalanan supaya mudah diingat di waktu kedepannya,heheeh. Biasanya berangkat travelling pas ultah, anniversary, pernah juga pas natal en kali ini Idul Adha :D.

Sesampainya di bandara, saya takjub juga, setelah tsunami ternyata bandaranya jadi bagus banget, foto-foto duluuuuu.

Dari bandara, kita bisa naik taksi ataupun becak motor  ke hotel tujuan. Berhubung so tired dan pengen nyaman dulu, kita naik taksi ke Hotel Lading, tempat menginap kita selama di Banda. Berdasarkan cerita pegawai hotel, hotel ini salah satu hotel yang ga terlalu parah rusaknya pas tsunami, tapi banyak sekali mayat-mayat yang nyangkut disini pada saat itu (mulai agak horror ni jadinya nginep disini :P). Tenang sodara-sodara, selama kita nginap disana aman-aman saja kok ;) yang pasti pilihan nginep disini adalah the right choice menurut saya, harga ok, lokasi ok, kalau mau ke Masjid Baiturrahman cukup jalan kaki saja. Sampe hotel, istirahat bentar, qt langsung cusss menuju tempat-tempat target.

1)Kapal Apung Lampulo


 Kapal ini dijadikan semacam momentum oleh Pemerintah Aceh, untuk mengenang tsunami dimana kapal yang awalnya berada di lautan bisa sampe ke atas atap diperkampungan warga.Ketika kita tiba disini, hari hujan, jadi kita tidak bisa berlama - lama. Untungnya kita diperbolehkan naik ke atas anjungan sehingga bisa melihat kapal secara keseluruhan. Tidak dikenakan tiket masuk di objek ini, cukup ngasi uang perawatan sukarela :)

2) Rumoh Aceh


Lokasi Rumoh Aceh atau Rumah Aceh dalam bahasa Indonesianya ini terletak di samping Museum Aceh. Berhubung hari itu hari libur, kita ga bisa masuk museum maupun masuk Rumoh Acehnya, what a bad luck day :(. Jadilah kita cuma bisa nampang foto-foto di depan kedua tempat itu dalam kondisi gerimis. 

3) Museum Tsunami

Kalau menurut saya, museum ini adalah tempat utama yang tidak boleh dilewatkan kalau kita berkunjung ke Banda Aceh. Tentu saja selain sebagai sarana kita mengenang tragedi Tsunami Aceh, tempat ini juga penuh dengan ilmu pengetahuan lengkap tentang geologi khususnya gempa&tsunami serta alat peraganya, plus desain interiornya...keren abiss. Emang beda banget ya kalau bangunan bikinan orang-orang luar negeri nih, yup, ni museum hasil kerjasama negara-negara yang membantu selama tragedi tsunami. Satu hal yang harus DIINGAT, jangan datang pas hari libur!!!!! Thats what happened to us, museumnya tutup. But, u must remember too, dont stop fight till u die.  Jadi, saya keukeh rayu sekuriti supaya dibolehin masuk, dengan muka memelas alasan datang dari Palembang,hehee. Akhirnya sama si abang ini dibolehin masuk tetapi bagian bawah saja. Start yg bagus fikir saya, yg penting bisa masuk dulu, hehehe *evilgrin*

Finally I'm here
Bagian bawah Museum Tsunami, setiap bola batu yg mengelilingi kolam diukir dengan nama negara2 yang membantu berdirinya museum ini.

Sudah liat foto di atas? Bagian luar dan bawahnya aja keren gitu kan. Sewaktu saya berada di bawah saya melihat ada jembatan memanjang di atas kolam, mulai penasaran dan nanya-nanya. Tiba - tiba, entah itu hadiah dari Tuhan, saya liat pintu masuk terbuka. Langsung saja saya mengajak si widong masuk, dasar Widong anak baik, harus dipaksa-paksa dulu baru mau masuk (sy absolutely evil berarti :P). Lewat pintu itu kita masuk ke sebuah lorong panjang ga da jendela sumpah serem, mulai deg2an mau balik ke pintu lagi, tapi nasi sudah menjadi bubur, sebaiknya kita taburkan ayam saja supaya enak #eh. Akhirnya sampai ke ujung lorong dan sampai ke ruangan yang ada jembatan bagus itu saudara - saudara. Kereeeennn. 

Jembatan bagian atas museum
Kereeen yaaa
Jembatan itulah yang menghantarkan kami kemana-mana, karena sesampainya di jembatan itu kita ketauan petugas, ups. Kita dipanggil trus ditanyain kenapa bisa masuk,hehehe *garuk2 kepala*, bilang pintunya terbuka, jadi ya kita masuk aja *mulai pasang muka memelas lagi*. Si abang petugas ternyata baik (but honestly most Aceh people are very nice), dia tanya asal dan rencana travelling kita. Pintu masuk kebuka tadi ternyata karena ada tamu asing yang datang, jadi ada pengecualian. (O..owww, lagi2 ada privilege khusus buat warga asing ya), but this time kita juga dapat privilige :). Si abang bersedia nganter muter-muter dalam museum,,,hurraaayyy. Makasih banyaaaak buat abang.

4) Kapal Apung PLTD 

Jadi seperti kapal lampulo, kapal ini juga merupakan kapal yang kandas di daratan pada saat tsunami. Bedanya kapal ini jauh lebih bueasaaaarrrrr dibanding kapal Lampulo karena kapal ini punya PLTD. Tetapi memang nampaknya nasib belum berpihak kepada kami (lagiiiiii -___-), lokasi ditutup karena renovasi, jadi kita cuma bisa liat dari luar dan ga bisa masuk. That;s why no picture for this object.

Sebetulnya selain tempat di atas, masih banyak lagi tempat tujuan wisata di Banda seperti makam Iskandar MUda, air terjun, dll, cukup browsing aja :P. Tetapi karena hari sudah menjelang malam, dan kami cuma punya waktu 1 hari saja di Banda untuk mengejar perjalanan ke Pulau Weh - Sabang, kami bergegas pulang dan menyiapkan diri merayakan malam Idul Adha di Masjid Baitur Rahman. And fyi, jalan-jalan ke 4 tempat di atas cuma menghabiskan uang 50rb dengan menaiki bentor atau becak motor. Itupun sudah plus kasihan akrena hari hujan bapaknya tetap mau nganter kemana-mana. Kalau kata temen saya bisa di bawah itu harganya kalau emang kamyu kamyu Raja Tega pas nawar :D
5) Masjid BaiturRahman

Masjid satu ini merupakan masjid monumental dan punya nilai historis tinggi, selain usianya sudah sangat tua, masjid ini sama sekali tidak mengalami kerusakan pada saat tsunami. Malam Idul Adha di Aceh sangat-sangat meriah, hampir sama dengan malam IDul Fitri di tempat saya. Bagaimana pas malam Idul Fitrinya disini ya??? Jadi ada semacam festival keliling kota dengan berbagai macam mobil / kendaraan yang sudah dikreasikan, ada yang bikin ka"bah, ada tabung kaca yang isinya orang murattal, dsb. Intinya sih rata - rata cowok Aceh itu ganteng menurut saya #lho :D. Sayangnya sangat susah mengambil foto disini, objek bergerak plus malam hari kendala paling utama buat amatir seperti saya :(. Over all, biar amatir banyak orang lokal yang mengira kita wartawan gara - gara bawa kamera en backpack, jadi dikasi jalan en tempat mulu di tepi jalan. hehehe.


Pulang dari masjid, kami buru - buru lagi, mengejar waktu ke Ulee Kareeng. Ga sah banget kan kalau sudah ada di Aceh ga minum kopi langsung disana. Jam sudah hampir jam 9, tetapi kita nekad aja naik ojek ke lokasi warung - warung kopi itu. Ternyata...tempatnya dari pusat kota lumayan jauh dan sepi. Dalam hati saya sudah deg-degan abis khawatir diapa-apain atau ditangkap polisi syariah, ga bnaget kan masuk TV gara -gara ditangkap polisi syariah -__-. Tetapi kekhawatiran kita tidak sia-sia, kopinya maknyus banget....slurrppppp, khasnya warung kopi sana, minum kopi sambil makan roti srikaya,nyamm-nyammm. But I tell u, di warung kopi itu cuma kita berdua aja ceweknya, yang lain cowo semua,hahaha. Pantesan aja tuh bapak punya warung ngeliat dari atas ampe bawah heran bin ajaib :P. What a moment :)

Keesokan paginya, di Masjid Baitur Rahman jugalah kami melaksanakan shalat Ied, saya sampe nangis terharu *sstt, diem-diem ya*, entahlah, saya merasa shalat disini sesuatuuuu banget. *halah*. Yang pasti Idul Adha saat itu berarti buat saya walaupun tanpa keluarga ataupun lontong opor. Habis shalat, let;s go cusssss to Sabang!!!!! Pantai menantiiiii.......





Tanah Surga..Katanya


Mulai 15 Agustus lalu saya lumayan stres, bukan karena disuruh standby pas lebaran, tapi karena banyak banget film yang direlease dan rata-rata pengen saya tonton semua. hehehe. Mulai dari Perahu Kertas, Tanah Surga, Expendables 2, Cinta Suci Zahrana, Step Up Revolution, Bourne Legacy dll. Tumben tumben tuh 21 ngeluarin langsung gitu, kan saya yang pusing karena di Pontianak cuma 1 hari trus langsung kabur ke Pemangkat. Secara di Pemangkat mana ada bioskop, bioskopnya dah dijadiin gudang,heuheuheu.


Berhubung mak saya pengen nonton juga, akhirnya diputuskan nonton "Tanah Surga... katanya".Beliau ngebet nonton film ini karena ni film syutingnya di KalBar, secara kita orang KalBar jadi pengenlah dia tuh liat langsung. Si Mas yang awalnya dah ngebet banget nonton Expendable 2 akhirnya tunda dulu, ikutan bareng kita nonton. 

Seperti kebanyakan film yg syuting di Kalbar, kalau ga menceritakan traficking pasti cerita tentang perbatasan. Film ini mengambil tema tentang mereka yang tinggal di perbatasan, seorang kakek yang tinggal bareng 1 anaknya dan 2 cucu. Dimana si anak lebih memilih tinggal di Sarawak dan kerja disana dibanding di Indonesia. Sedangkan si kakek dengan nasionalismenya yang tinggi lebih memilih bertahan hidup dan mati di Indonesia. Walaupun topiknya perbatasan, film ini lebih baik menurut saya dibanding film sebelumnya "Batas" yang diperankan si Marcella Zalianti. Tapi saya akui secara mutu film-filmnya Deddy Mizwar selalu lebih baik ^-^.  Di film ini, ga seperti film Batas, bahasa daerahnya menggunakan bahasa Pontianak (walau campur bahasa Indonesia), tapi tetap senenng dengerinnya, biarpun logatnya kadang kecampur ama Melayu Bangka, tapi menurut saya dapetlah mereka meraninnya terutama si Ence Bagus. Akting para pemain juga sangat baik walaupun yang paling saya kenal cuma Ringgo Agus Rahman  (Dokter Intel) dan Ence Bagus (Haris).

Menonton film ini seolah menonton fenomena yang benar-benar terjadi di daerah saya. Produk-produk Malaysia yang lebih kita kenal, banyaknya orang-orang yang mencari nafkah disana dan akhirnya lebih memilih tinggal disana, menikah disana demi mendapatkan hak sebagai warga negara Malaysia, dan salah satu yang sempat saya alami juga, kerancuan akan lagu kebangsaan. Jujur saya dulu sangat hafal dengan lagu kebangsaan Malaysia "Negaraku", karena tanpa parabola, channel yang kita dapatkan hanyalah TVRI dan channel Malaysia (Tv1.TV2 dan TV3). Jadi jangan salahkan kami yang tidak cinta Indonesia ketika yang memberikan cinta malahan Malaysia.

Momen favorit saya di film ini adalah saat pembacaan puisi oleh si Salman ketika para pejabat datang ke perbatasan. Seperti biasa, Deddy Mizwar menyindir dengan lantangnya didalam film-filmnya ^'^. Puisinya benar-benar cantik. Sayangnya film ini ditayangkan bersamaan dengan film - film yang lebih komersil, yang saya yakin, orang-orang awam akan lebih memilih film-film tersebut dibanding film genre satire seperti ini. Yah seperti yang kita lihat, film Perahu Kertas saat ini merajai studio film Indonesia. Bukan saya bilang film Perahu Kertas jelek sih (cuma ga bagus2 amat aja :p) , cuma sayang saja film dengan nilai bagus seperti ini keluar di saat yang salah dan yang menurut saya kekurangannya yang lain adalah poster film yang kurang menarik. Padahal banyak sekali scene-scene indah yang di ambil di film ini. Untuk review lengkap film ini coba deh baca disini, sy suka gaya reviewnya di blog Dokter Daniel ini.


Tanah Surga, Katanya

Bukan lautan hanya kolam susu .. katanya.
Tapi kata kakekku, hanya orang-orang kaya yang bisa minum susu.

Kail dan jala cukup menghidupimu, tiada badai tiada topan kau temui .. katanya.
Tapi kata kakekku, ikannya diambil nelayan-nelayan asing.
 

Ikan dan udang datang menghampirimu .. katanya.
Tapi kata kakekku, ssstt.. ada udang di balik batu.
 

Orang bilang tanah kita tanah surga .. katanya.
Tapi kata dokter intel, yang punya surga cuma pejabat-pejabat.
 

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata dokter intel, kayu-kayu kita dijual ke negara tetangga.
 

Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata kakekku, belum semua rakyatnya sejahtera, banyak pejabat yg menjual kayu dan batu untuk membangun surganya sendiri.

Cahaya di atas cahaya


Setelah lamaaaaa banget ga muncul, Letto akhirnya muncul di acara Musik+ di Metro TV. Sumpah kangen abis ama ni band. Band favorit sy dari kemunculan pertamanya zaman sy masih di Yogya. Band yang paling ga neko-neko, ga bikin sensasi dari personilnya dan paling cerdas dan puitis sekaligus dalam lirik-liriknya. Gimana engga, dari zaman dulu mana ada ni band wara wiri di infotainment cuma gara pacaran ama artis ini itu atau bikin video itu ini, hehehhee.

Di acara Musik+ ini lumayan banyak dapat info bagus, sy baru tau kalau lagu Sebelum Cahaya (my fav song, walau lagu lain fav jg, yg ini paling fav :p) ternyata inspirasinya dari QS AnNur tepatnya dari ayat favorit saya:QS An Nur 35. Aaaaaa *histeris*. Kalau ga percaya silakan cek posting lama sy ada tuh posting cuma buat ni ayat :-)

Salutt. Mereka ga cuma sekedar bermusik, tapi berisi. Bahkan lagu Sandaran Hati itu kalau kita lihat liriknya di album mereka, semua kata 'mu' ditulis dengan huruf M besar atau Mu atau lebih jelasnya lagi ditujukan untuk Tuhan. Subhanallah, lagu yang sebegitu romantisnya dibuat untuk Tuhan :-).  Tapi semenjak banyak yang tau rahasia mereka nulis Mu di album, di album yang terbaru mereka ga bikin hurufnya begitu supaya orang menafsirkan sendiri yang mana lagu mereka yg ditujukan kepada Tuhan. Kata vocalisnya mereka sekarang pake kode lain.hahahha.

Last but not least, sy setuju banget ama kata penutup dr drummernya yang mengatakan mereka senang diundang di Musik+ setelah sekian lama off dari media karena ni acara musik yang beneran ngomongin musik. 2 thumbs up guys. Sy juga dah eneg banget liat acara2 musik di tv kita yang udah kayak ovj atau acara lawak en udah kayak variety show. Kita tunggu kalian diundang di Musiklopedia yaaa, yg tadi sy belum puas :-)
  
 "Allah adalah cahaya seluruh langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah tempat pelita dmana di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu ada di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang penuh berkah, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dantidak pula di sebelah barat(nya), yg minyaknya saja hampir menerangi walaupun tidak disentuh api (lantaran minyak itu sangat bening berkilau). Cahaya di atas cahaya (berlapis lapis). Allah membimbing kepada cahaya Nya siapa yg dikehendaki, dan Allah membuat perumpamaan perumpamaan kepada manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu"

Memory Sahur


Sahur sahur gini, memory saya balik ke beberapa tahun lalu saat baru datang ke Prabumulih. Waktu masih culun dan rata - rata dari kita BPS baru masih pada belum nikah. Kalau tidak salah itu Ramadahan pertama atau kedua saya di Prabu, karena bosan dengan makanan yang begitu-begitu aja, akhirnya kita dapat tau kalau CFC buka 24 jam selama Ramadhan. Pergilah saya dengan Winna teman serumah ke CFC jam 3 subuh. Sumpah nekat banget, 2 cewek pake motor jam 3 subuh ke CFC yang jauh banget dari komperta. Orang CFC-nya aja pas kita datang melongo dengan heran, hehe. Peduli amat dah, yang penting kita puas :).

Momen CFC pas sahur satunya juga tak terlupakan. Dijemput sahur sama cowok-cowok saru, Fenta,Irawan dan Kudzi ke CFC, sampe sana ternyata yang ada cuma ayam doang ga da menu lain, padahal ama cowo-cowok itu rencana makan besar,hahaha. Benar - benar ngangeni semuanya, karena sekarang semua dah pada nikah kecuali KUdzi (yang sekarang sudah pindah ke Cirebon). Life changes, ngumpul - ngumpul dah jarang, sibuk ama istri dan suaminya, padahal dulu sering banget nongkrong di rumah mereka, main PS sampe ke ngomongin filem bokep koleksi mereka. LOL. Itu kocaknya mereka, sy disitu ga tau ya dianggap cew apa cow -____- *selalu bgini dr zaman kuliah*
I miss those moments :) Miss u too Kudziiii.Long time no see. Cepet nikaaaah ya :P 

PS.
tiba2 pengen nulis ini setelah bbm-an sma si Kudzi
ngobrolin masa lalu :D

Random 3


Sometimes you regards someone as your best friend, but not what you feel. (S)he lost the chemistry. Friends just in mouth, so it;s just like their lip service. And then you only could say in your heart "where the bestfriend gone"
When you complaint alot, it;s like you have bad thinking to your God
Oh, I feel so sophisticated with this new hair cut. hahaha.
 Damn, husband, I miss u so...

My Movies This week





Cerita film yuuukk, minggu ini berhasil menonton film - film berikut, di sela - sela waktu ngantuk eyke. hehehe.

- The Amazing Spiderman -
Film Amazing Spiderman akhirnya bisa ditonton pas release.Beberapa hal yang bikin saya suka Amazing Spiderman dibandingkan 3 film Spiderman sebelumnya :     
1. Pemerannya keren..hehe. *alasan wanita banget* . Si Garfield ini jauh lebih keren dibanding Tobey McGuire, dari gayanya ampe body-nya.
2. Ceritanya bener - bener dimulai dari awal, dari si Parker kecil sehingga kalau kita ga baca komiknya,kita juga tetep bisa tau jalan cerita sebenarnya. Kalau film-film sebelumnya kan agak acak tuh. Agak drama sih jadinya, kalau cowok2 yang maunya full action pasti bilang ga bagus -___-
3. Kalau menurut si Mas Ndut Sayang, film kali ini bener - bener sesuai komik alur ceritanya. Saya angguk angguk aja, kan yang hobby komik Marvells dia.
4. Actingnya pemeran Parker alamiah menurut saya, jadi karena si spiderman-nya masih remaja disini, dia bisa memunculkan ababil2nya remaja walau di kostum Spiderman. Kocak, apalagi kalau liat si Spiderman nenteng-nenteng ransel di atas gedung tinggi trus main-main HP. LOL.
5.Beli tiketnya ga pake ngantri, udah punya mtix cuyyyy. Nonton film-film Spiderman sebelumnya masih pake ngantri panjang dulu.eheheheh
6, Ini yang paling bikin bahagia. Nontonnya bareng suami tercinta ^__^. Film Spiderman sebelumnya kita tonton bertiga pas kuliah bareng si Nurul Anisa dan duduk paling depan. Bayangin aja tuh nonton ngedongak sepanjang film, jeraaaa....terakhirnya kalinya mau duduk paling depan, bikin patah leher!!!!!


- ATM -                                                              Kalau pengen nonton film yang jijay en dongok, ni filmnya. Ngakak karena kedongoan film ini. Dibilang lucu, ga lucu banget, tapi dibilang ga lucu tapi lucu. Susah kan.hahaha. Padahal inti ceritanya cuma gara - gara ATM yang ngeluarin uangnya bisa double, trus ketauan sama para penonton sepakbola, jadi semuanya pada narik uang disitu, jadi 2 pegawai bank yang pacaran rahasia ini disuruh bosnya mengumpulkan lagi uang - uang dari nasabah mereka yang mengambil uang di ATM bermasalah itu. Film ini film Thailand. Kreatif juga si film makernya bikin ide cerita ni.





- 21 Jump Street -
Nonton film ini karena baca sinopsisnya dan karena si mas Chaning Tatum yang maen...aw aw aw..dia tambah keren aja setelah main di The Vow. Walau di film ini dia mainnya komedi (baca: agak kurang menonjolkan kekerenannya), tapi teteeeppp saya bakalan nonton sekuel ni film.
Ceritanya tentang dua polisi yang ditugaskan menyamar jadi anak SMA untuk menangkap gembong narkoba. Si Schmid yang dulunya culun di SMA, pas penyamaran malah jadi anak gaul. Sebaliknya si Tatum yang dulunya anak gaul, jadi gabung sama nerd di pernyamarannya. Kocak. Apalagi pas di adegan agak ujung - ujung ternyata muncul si Johny Depp yang jadi cameo...what a surprised!!! (eh tapi itu beneran si Depp ga sih ya? atau cuma mirip aja)




-Only You-
Film yang baru saya tonton tadi pagi. Mengharu biru, mengharu biru sebagaimana film korea karena ini emang film Korea. Tapi yang ini saya sukaaaaaaa, aktingnya So Ji Sub daleeeemmmmm. Biarpun pemain lama, teteppp keren. Mungkin karena itu kali ya aktingnya dalem. Dan seperti biasa mewek pas nontonnya walau ga sebasah pas nonton Endless Love :P (belum ada film yang mengalahkan film Endless LOve dalam hal menguras air mata saya). 
Tiga kata untuk film ini - Romantis, Romantis, Romantis -
PS. Film ini sampe dapet 4 bintang dari Busan Today, Daegu Today dan Ulsan Magazine.

So, how about your week? Film apa aja yang dah kamu tonton??/ :) Selamat menonton, saya mau lanjut nonton, karena hari ini hari Sabtu adalah Hari Menonton Seharian ^__^



The Things I Remember about the Great Journey


Alhamdulillah bulan yang lalu tepatnya tanggal 21 Juni saya bisa berangkat ke Tanah suci Mekkah untuk melaksanakan umrah. Segala puji saya haturkan kepada Allah, my beloved God yang memberikan saya kesempatan ini, memberikan saya kado terindah di ultah saya yang ke 27. Tahun lalu ultah saya dapat kado ke Makasssar dari Allah, tahun sebelumnya di Rantau-Aceh. Allah knows me lots, Dia tau saya hobby travelling, jadi tiap ultah saya ga pernah di rumah. Tahun depan mau ke Eropa gratis ya Ya Allah :) *khusyuk*

Kalau cerita perday saya di sana mungkin bakalan panjang banget, makanya sy tulis aja The Things I Remember. Yang saya ingat-ingat sajalah yaaa sekaligus tips-tips penting berangkat umrah menurut saya ^__^
1. Just Like Dreams. That;s true, perjalanan ini benar-benar kayak mimpi, saya ga pernah menargetkan berangkat umrah tahun ini. Sama sekali engga, karena saya pengennya berangkat haji dulu karena yang wajib itu haji. But suddenly my father in law had set up everything. Awalnya malah mau diusahakan pas ultah saya ada disana, sayangnya sama travel keberangkatannya diundur. Oh I love my father in law so much deh. 

2. Packing. Buat yang mau berangkat umrah bawa baju secukupnya aja yaaa. kalau mau nyuci disana bisa aja kalau rajin karena kalau musim panas disana 1 hari aja udah kering. Jadi biar kopernya ga full en bisa diisi oleh-oleh :D dan ga perlu bawa tambahan kardus atau tas. Kemarin packingnya itu bukan saya banget deh, karena saya biasa backpacking, ga pernah bawa baju banyak-banyak, pake baju dikreatifin abis. Tapi kali ini, saya datang ke Solo sudah tersedia 1 koper gede yang isinya sudah full, dari baju umrah putih, gamis-gamis, sampe ke sarung tangan en kaos kaki sudah full komplit, yang kurang cuman underwear aje (tau gitu sy ga beli-beli jilbab en 1 lusin kaos kaki dari Prabu *otakirit*). So nyampe sana saya cuma perlu nambahin barang-barang yg saya perlukan, catettt, ga bisa ngurangin, karena sy packing ditongkrongin mertua. (sssttt, sy berhasil menyusupkan 1 gamis+1 celana keluar dari koper,hehehe). Hasilnya balik umrah masih ada 2 gamis yang masih bersih. Prinsip mertua "lebih baik bajunya lebih daripada kurang" hehehe. anyway thanks ya mama buat semua gamis plus assesoris yg dah disiapin sama sekarang dilaundriin *sy ninggal pakaian kotor di solo* hihihi. *menantudurhaka*

3. Dream Dream and Dreams....come true
Selama ini, tempat-tempat disana seolah ada di alam tersendri dalam otak saya, cuma saya baca dari buku-buku sejarah Islam waktu madrasah dulu dan tiba-tiba saya bisa ada di dalamnya. Di setiap tempat itu saya cuma bisa menangis terharu, sampe saat nulisnya sekarang aja saya masih berkaca-berkaca. I still can feel the athmosphere. Waktu madrasah, Sejarah Islam itu mata pelajaran favorit saya,  jadi Masjid Nabawi, Masjid Kuba, Masjid Kiblatain, Hudaibiah, perang uhud, perang Khandak, jabal Rahmah, sudah merupakan cerita akrab di fikiran saya dan menjadi bagian dari tempat2 itu, I;m out of my mind. Tambahan lagi ketika melihat Kabah secara langsung, Ya Allah, yang selama ini saya shalat menghadap kiblat, hanya bisa membayangkannya dan saya bisa shalat tepat dihadapannya, terima kasih Ya Allah. Dan sebagiamana saya sebutkan di twitter, momen disaat saya tawaf dan sai bersama suami, berpegangan tangan dengan mata saya ga berenti melihat kabah, itulah momen paling romantis dalam hidup saya. Nothing compared kecuali mungkin saat haji nanti insyaallah.

4. Dont forget ur Medicine
Obat ternyata mahaaaalll cyiiiin di KSA alias Kingdom of Saudi Arabia. So dont forget the medicine walaupun km fikir kamu jarang sakit itu. Contohnya saya, saya kesana bawa obat ya cuma obat sakit rutin saya such as obat maag, alergi sama sakit perut. Ternyata pas sampe sana karena panas banget dan disana air yang disediakan hotel cuma air super dingin, saya kena radang tenggorokan. Beli obat di apotik, sama pharmacist disana disuruh beli Strepsil sama Antibiotik, cuma 2 obat itu total 75 real alias Rp 195rb. *tepokjidat* *sayangduit* *mengeluarkanriyaldaridompet dengan beraaaatthati*

5. Glasses, Masker, Topi, Payung, Sarung Tangan
Jangan lupa bawa barang-barang diatas kalau datang kesana pas musim panas. DiIndonesia baru 31 degC aja kita udah ampun ampun bilang panas, disana kemarin 43degC trs katanya pernah nyampe 50an degC. Keluar hotel hawa panas itu langsung menyergap muka, rasanya panasnya langsung masuk kedalam hidung dan bikin hidung sakit. Saya baru ngeh kenapa cewek2 Arab disono pada pake cadar, saya aja pake masker kemana-mana kecuali kalau mau foto bru buka :D. Tapi pada intinya kesimpulan saya cadar itu memang faktor budaya/lingkungan, bukan perintah agama sebagaimana ada beberapa aliran yang mewajibkan itu *silakan baca QS,AnNur ya teman2*

6. Kuliner 
Di Madinah karena cuma 3 hari dan makanan di hotelnya enak, saya ga sempat nyicip2 makanan lokal, trus yang bikin kecewa karena saya lagi sakit tenggorokan saya ga bisa nyobain starbuck disana, padahal penasaran abis T__T. Di Mekkah, ada sejenis franchise namanya Broast, nah wajib cobaa, enaaak dan murah. Saya makan nasi beriyani+ayam merah, trus burgernya, nasi samin + ayam panggang, semuanya enyaaakkkkk. Trus saya juga nyoba KFCnya, hehehe, ga da nasi disana, dan porsinya alamak guedeee, masih enakan KFC Indo. Indomie juga enakan Indomie Indonesia walaupun sama-sama dari Indofood :D. Terus jangan lupa ke BinDawood Dept Store deket Masjidil Haram, disana surganya makanan, coklat and everything, nyam-nyam semuaaa. Kemarin sempat beli beras dan bumbu nasi beriyani disana. Hari ni si Mas Ndut masak itu, nanti saya posting hasil masakan Nasi Beriyani-nya yaaaa ^__^

7. ATM and Money
Bawa uang secukupnya saja dari Indo, karena penukaran rupiah ke riyal lebih murah di KSA daripada di Indo dan kita bisa menarik ATM disana sepanjang ada logo visa or mastercard. Kerugian tarik ATM disana adalah dipotong Rp 20rb kalau di atm Rajhi Bank, atm yng lain sy ga tau, karena saya nariknya disitu terus. Selain itu kursnya juga lebih tinggi penarikan ATM dibanding kita tukar langsung. Tetapi untuk penukaran, tukar uangnya paling mudah di Madinah karena di Mekkah sedang ada penataan kota, di sekitar Masjidil haram hotel-hotel dirobohkan dan money changernya juga susah ditemukan.

8. Belilah oleh-oleh di Madinah

So, yang mau beli oleh-oleh belilah di Madinah, sangat jauh lebih murah dibanding Mekkah dan Jeddah. Setiap kita keluar dari masjid Nabawi setelah waktu shalat itu pasti sudah banyak yang gelar jualan di halaman dan jalan, beli aja sepuas-puasnya sebagimana yang dibutuhkan.Di toko-toko sekitar hotel juga murah asal pinter nawar dan jangan khawatir, rata-rata penjual sana biarpun orang arab, bisa bahasa Indonesia. Keren yaak Indonesia, hehee, saking banyaknya jamaaah umrah dan haji atau saking banyaknya TKI, bikin penjual sana pada bisa bahasa Indo demi menjaring pembeli. Malah mereka itu suka ngasal manggil-manggil kita pake nama artis, Syahrini, Anissa Bahar, mansoor S,dkk -_____-. Kalau travel agen-nya menjadwalkan ke Pasar Kurma Madinah, itulah saatnya anda beli kurma banyak-banyak, karena selain harganya kurma disini lebih fresh dan lebih enak *sudahsybandingkan sodara-sodara*. Di Pasar ini juga qt bisa beli hal-hal yang agak susah didapat seperti hati unta, tepung kurma (kabarnya bs meningkatkan hormon :P), tulang unta, bermacam-macam coklat, dan byk lagi. Yang paling asyik, kita bisa makan gratis kurma dan coklat sepuasnya kalau di tempat \^0^/


9. Miss to Come Back

Hal yang paling saya rindukan adalah saat-saat dimana sy bisa shalat setiap waktu di Masjidil Haram dan saat itu ga mikirin kerjaan ga pusing mikirin macem2, dont know why, rasanya hidup cuma tenaaang aja. Yah, real life, hidup ga sesederhana itu ya. That;s why i miss it. Tetapi kalau membandingkan kota, saya lebih merindukan Madinah dibanding Mekkah, di Madinah kotanya tenang, rapi dan tertata, bikin kita betah, orang-orangnya katanya lebih ramah dibanding Mekkah. Kalau kata orang disana itulah sebabnya Rasulullah menjadikannya kota Hijrah. Semoga saya diberikan kesempatan untuk kembali ke sana lagi. Amiin.


Berikut hasil narsis2 disana :
Madinah, it;s so beautiful ya, burung-burung ga pernah bosen bolak balik disni
Masjid Nabawi
 
Pintu Masjid Nabawi
Jabal Rahmah, tempat bertemunya Adam Hawa saat dipisahkan Allah di dunia
 
 
yakkk...seragaman terusss @Hotel Harmony Madinah
the Moment
Sempet Gaya India2an dulu di tepi Laut Merah, sayang kalau langitnya bagus gini dilewatkan :P
Ngesoott di airport,,siap2 pulaaang Indo



Map of My Trips

Copyright 2009 thiernaphilo. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates